Polisi Gagalkan Penyelundupan 13 Ton Balok Timah di Pangkalpinang ke Jakarta

Sabtu, 04 April 2026 | 20:30:36 WIB
Barang bukti balok timah yang hendak diselundupkan ke Jakarta saat diamankan polisi. (Foto: Istimewa/Polresta Pangkalpinang)

Pangkalpinang, sorotkabar.com - Polisi menggagalkan penyelundupan timah di Pangkalpinang yang hendak dikirim ke Jakarta.

Dalam operasi ini, petugas mengamankan sopir truk inisial F (40) dan timah balok seberat 13 ton.

Informasi dihimpun, Sabtu (4/4/2026), timah balok tersebut diangkut menggunakan satu unit mobil truk dengan nomor polisi A 9597 B.

Truk diamankan di kawasan Jalan M Saleh Zainudin, Kelurahan Air Salemba, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Kamis (2/4/2026).

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang AKP Singgih Aditya Utama membenarkan adanya ungkap kasus penyelundupan 13 ton balok timah ke Jakarta itu. Ia menyebut pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait kasus yang ada.

"Iya benar, kasusnya saat ini masih dalam proses penyelidikan. Jumlah barang buktinya balok timah kurang lebih 13 ton," katanya, kepada detikSumbagsel, Sabtu.

Dijelaskan Singgih, kasus penyelundupan tersebut terungkap berawal dari informasi masyarakat. Modusnya, timah-timah yang diduga ilegal ini ditutupi dengan kardus dan terpal.

"Modusnya ditutupi kardus bekas. Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan bahwa terdapat 12 bag berisikan lempengan diduga mineral timah yang disembunyikan di Bawah tumpukan kartdus bekas dan tertutup terpal," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara, sang sopir F, mengaku hanya diperintah mengantar barang tersebut ke Jakarta lewat Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. Namun, seblum barang itu naik kapal aksinya telah tercium petugas kepolisian.

"Pengakuan sopir, ia menerima upah sebesar Rp 10 juta untuk membawa barang tersebut ke Jakarta (lokasi di Jakarta belum diberikan). Upah diberikan oleh pria berinisial W ketika di gudang," tutupnya.

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Termasuk memburu pemilik barang dan penerimanya di Jakarta.(*) 

Terkini