Pekanbaru,sorotkabar.com - Tim Manggala Agni di Provinsi Riau ditambah bantuan kendali operasi dari Sumatera Selatan dan Jambi masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang luasnya mencapai ratusan hektare.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto menyampaikan saat ini pihaknya masih melakukan pemadaman di tiga klaster. Ketiganya di Kabupaten Bengkalis, Pelalawan dan Kota Dumai.
"Untuk lokasi Titi Akar (Bengkalis) sekitar 200 ha. Untuk yang di Merbau Pelalawan sekitar 700 ha. Detailnya nanti perlu pakai citra satelit," katanya dalam keterangan di Pekanbaru, Rabu.
Luas tersebut, katanya, masih memakai estimasi lapangan dari jarak yang dihitung dengan "global positioning system" (GPS).
Lebih lanjut pihaknya akan memastikan luas yang terukur dengan citra satelit.
Untuk klaster karhutla pertama berada di Desa Titi Akar dan Teluk Lecah, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Pada Desa Titik Akar tersebut beroperasi tiga regu Manggala Agni dari Dumai, Sarolangun (Jambi) dan Musi Banyuasin (Sumsel).
Kedua, klaster Dumai Kota dilakukan pendinginan atau penuntasan sisa-sisa kebakaran wilayah oleh Tim Daerah Operasi Dumai. Pada klaster Pelalawan berada di Desa Merbau, Kecamatan Bunut oleh satu regu Daops Rengat bersama tim dari regu pemadam kebakaran PT Arara abadi.
Sebelumnya, di Pelalawan juga terjadi karhutla di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti dan Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar.
"Pulau Muda pendinginan dan Teluk Dalam sudah padam," ujarnya.
Selain pemadaman, saat ini operasi modifikasi cuaca juga terus berlanjut untuk memastikan setiap potensi awan bisa menjadi hujan di beberapa lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
"Operasi modifikasi cuaca masih dilakukan, dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan tentunya ada peran satuan tugas karhutla di daerah," ujarnya.(*)