Harga BBM Tak Naik Bentuk Kepedulian Presiden Pada Rakyat

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:14:51 WIB
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar

Jakarta,sorotkabar.com -
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan mengatakan langkah Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan penundaan kenaikan harga bahan bakar minyak didasarkan pada kepedulian dan empati seorang Presiden kepada rakyatnya.

"Menurut saya, ini salah satu bentuk political will dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang didasarkan dari kepedulian dan empati seorang Presiden kepada rakyatnya," ujarnya saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Iwan juga menjelaskan kinerja pemerintah melalui Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjaga stabilitas harga BBM, baik subsidi dan nonsubsidi di Indonesia patut diapresiasi.

"Di tengah banyak negara lain mengalami kenaikan harga BBM yang sangat signifikan, bahkan mengalami krisis energi akibat efek dari perang Iran vs Amerika-Israel hingga Selat Hormuz ditutup, yang patut disyukuri harga BBM di Indonesia relatif masih aman dan stabil," ucapnya.

Menurut ia, masyarakat perlu mendukung langkah dan kebijakan pemerintah dengan tidak membuat kegaduhan dan dinamika yang tidak perlu.

"Apalagi melakukan provokasi dan menyebarkan hoaks. Dalam situasi yang seluruh dunia mengalami krisis energi seperti ini, yang diperlukan adalah persatuan dan solidaritas yang kuat, tentu atas dasar nasionalisme," tuturnya.

Iwan mengatakan kenaikan harga BBM di Asia Tenggara cukup signifikan. Kamboja, Laos, Singapura, dan Vietnam mengalami kenaikan harga BBM yang berbeda-beda. Sedangkan Indonesia dapat bertahan dengan menjaga stabilitas harga.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah memastikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami kenaikan.

Melalui keterangannya di Jakarta, Selasa, Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina (Persero), sesuai arahan Presiden Prabowo.

"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah, Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," kata Prasetyo.(*) 
 

Terkini