Israel Izinkan 10.000 Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa Selama Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:08:23 WIB
Kompleks Masjid Al-Aqsa (dok. Getty Images)

Yerusalem, sorotkabar.com - Otoritas Israel mengumumkan akan mengizinkan 10.000 jemaah Palestina untuk menghadiri salat Jumat di Masjid Al-Aqsa, di Yerusalem Timur, selama bulan suci Ramadan, yang dimulai pada Rabu (18/2) waktu setempat.

Otoritas Israel, seperti dilansir AFP, Rabu (18/2/2026), juga memberlakukan pembatasan akses masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa selama Ramadan. Israel hanya mengizinkan akses masuk bagi pria Palestina berusia 55 tahun ke atas, wanita Palestina berusia 50 tahun ke atas, dan anak-anak Palestina hingga usia 12 tahun.

"Sepuluh ribu jemaah Palestina akan diizinkan masuk ke Temple Mount untuk salat Jumat sepanjang bulan Ramadan, dengan syarat mendapatkan izin harian khusus terlebih dahulu," demikian pengumuman COGAT, badan kementerian pertahanan Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil Palestina di wilayah pendudukan.

Temple Mount merupakan sebutan yang digunakan umat Yahudi untuk kompleks Masjid Al-Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga umat Islam dan simbol nasional Palestina.

"Akses masuk untuk pria akan diizinkan mulai usia 55 tahun, untuk wanita mulai usia 50 tahun, dan untuk anak-anak hingga usia 12 tahun jika didampingi oleh kerabat tingkat pertama," sebut pengumuman COGAT tersebut.

Selama Ramadan, ratusan ribu warga Palestina secara tradisional menjalankan ibadah salat di Masjid Al-Aqsa, yang terletak di Yerusalem Timur, yang direbut Israel pada tahun 1967 silam dan dianeksasi dalam langkah yang tidak diakui secara internasional.

Otoritas Yerusalem Palestina mengatakan pekan ini bahwa otoritas Israel telah mencegah Wakaf Islam Yerusalem -- badan yang dikelola Yordania untuk mengelola kompleks Masjid Al-Aqsa -- untuk melakukan persiapan rutin menjelang Ramadan, termasuk memasang struktur peneduh dan mendirikan klinik media sementara.(*) 
 

Terkini