Ramadhan 2026 di Makkah-Madinah Diprediksi Lebih Hangat dan Minim Hujan

Senin, 16 Februari 2026 | 23:11:02 WIB
ANTARA FOTO/Sigid KurniawanSejumlah umat Islam berusaha menyentuh pintu kabah seusai tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (19/5/2024). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyatakan jamaah calon haji gelombang pertama sebanya

Riyadh,sorotkabar.com -- Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengeluarkan prakiraan iklim awal untuk Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Lembaga tersebut memperkirakan curah hujan di bawah rata-rata dan suhu sedikit lebih hangat di Makkah dan Madinah selama bulan suci.

Menurut NCM, total curah hujan yang diharapkan di kedua kota tersebut diproyeksikan lebih rendah dari rata-rata musiman.

Curah hujan bulanan normal berada di kisaran 4,2 milimeter (mm) di Makkah dan 4,3 mm di Madinah. Curah hujan selama Ramadhan kemungkinan termasuk dalam kategori ringan, dikutip dari laman Saudi Gazette, Senin (16/2/2026).

Sementara itu, suhu diperkirakan cenderung berada di atas tingkat normal. Prakiraan menunjukkan kenaikan suhu maksimum sekitar 1 derajat Celsius di atas rata-rata di Makkah dan hingga 1,2 derajat Celsius di atas rata-rata di Madinah.

Secara historis, suhu rata-rata selama Ramadhan berada di kisaran 26,8 derajat Celsius di Makkah dan 23,1 derajat Celsius di Madinah

NCM menyatakan prakiraan cuaca musiman ini bertujuan mendukung perencanaan kesiapsiagaan dan kesiapan operasional, khususnya bagi entitas yang melayani pengunjung ke Dua Masjid Suci selama bulan Ramadhan.

Pusat Meteorologi Nasional juga mendorong masyarakat untuk mengikuti saluran resmi mereka guna memperoleh laporan cuaca terbaru dan pembaruan iklim berkala.

Persiapan Jelang Ramadhan

Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi telah melaksanakan 102 proyek pemeliharaan, pembersihan, dan operasional yang mencakup 18.691 masjid di berbagai wilayah Kerajaan Arab Saudi sebagai persiapan menyambut Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi.

Kementerian, melalui badan proyek dan pemeliharaannya, terus berupaya meningkatkan kesiapan masjid sebagai bagian dari sistem komprehensif untuk menyambut jamaah selama Ramadhan, Kamis (12/2/2026).

Proyek-proyek tersebut mencakup pemantauan pemeliharaan rutin, penyelesaian masalah teknis, serta pekerjaan pembersihan dan operasional. Seluruhnya dilaksanakan sesuai rencana dengan koordinasi bersama cabang-cabang kementerian, sekaligus menyesuaikan dengan jumlah jamaah yang meningkat selama Ramadhan.(*)

Halaman :

Terkini