Akses Pendidikan Harus Merata, Anggota DPRD Pekanbaru Zakri Fajar Triyanto: Jangan Bebani Siswa Kurang Mampu

Sabtu, 07 Februari 2026 | 21:25:45 WIB
Ilustrasi (net)

Pekanbaru, sorktkabar. com – Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zakri Fajar Triyanto, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru untuk memberikan atensi khusus pada kebutuhan dasar operasional siswa dari kalangan keluarga prasejahtera. 

Ia menekankan bahwa kebutuhan alat tulis dan perlengkapan sekolah tidak boleh lagi menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan.

Politisi ini berpendapat bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh untuk menjamin setiap anak mendapatkan hak belajarnya secara layak tanpa harus terbebani urusan biaya perlengkapan penunjang. Ia tidak ingin melihat ada peserta didik yang merasa minder atau tertekan karena kekurangan fasilitas mendasar di kelas.

"Pendidikan adalah hak setiap anak. Jangan sampai ada siswa yang merasa tertekan atau terbebani hanya karena persoalan alat tulis atau kebutuhan sekolah lainnya," tegas Zakri, Jumat (6/2/2026).

Lebih lanjut, ia mendorong instansi terkait untuk segera menyusun basis data yang akurat mengenai jumlah siswa yang membutuhkan bantuan. Langkah ini dipandang krusial agar alokasi bantuan yang disalurkan oleh pemerintah tepat sasaran dan tidak mengalami tumpang tindih.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru juga diminta untuk lebih peka dan turun langsung ke lapangan guna memantau kondisi siswa di sekolah-sekolah. Keterbatasan ekonomi, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan klasik yang menghambat masa depan generasi muda di Kota Bertuah.

Selain soal bantuan, Zakri memberikan peringatan keras kepada pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan terselubung melalui pengadaan buku atau atribut sekolah yang berbayar. Praktik semacam ini dinilai sangat mencederai semangat pemerataan kualitas pendidikan dan menambah beban finansial orang tua murid.

"Disdik harus memastikan tidak ada sekolah yang mewajibkan pembelian perlengkapan yang memberatkan. Pengawasan ketat diperlukan agar prinsip akses pendidikan bagi semua benar-benar terwujud di Pekanbaru," jelasnya. (*) 
 

Terkini