Serangan Rudal Rusia Bikin Kiev Gelap Total seperti Kota Hantu

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:27:14 WIB
Kondisi ibu kota Ukraina, Kiev yang gelap karena terputusnya aliran listrik setelah serangan rudal balistik Rusia. (AP Photo/Dan Bashakov)

Kiev,sorotkabar.com – Wali Kota Kiev Vitaly Klitschko, sejak Jumat (23/1/2026), menyarankan warganya untuk sementara waktu mengungsi setelah serangan rudal balistik Rusia yang membuat ibu kota Ukraina tersebut gelap gulita dan banyak area menjadi kota hantu karena matinya aliran listrik. 

Kondisi ini juga membuat warga di sejumlah wilayah hidup tanpa pemanas di tengah musim dingin yang masih berlangsung.

Mantan anggota parlemen Ukraina, Viktoriya Voytsitska, mengatakan, mereka mulai menguras air dari gedung-gedung yang dipanaskan melalui pasokan panas terpusat.

“Ini adalah konsekuensi langsung dari serangan terbaru Rusia terhadap fasilitas pembangkit panas di ibu kota,” ujar Viktoriya kepada Kyiv Post.

Ia menambahkan, kondisi suhu mengharuskan pengurasan air karena tidak adanya pasokan panas sentral.

“Jika tidak, pipa akan pecah, dan seluruh infrastruktur pasokan panas terpusat akan hancur,” tambahnya.

Laporan dari Ukraina menyebutkan, serangan Rusia menargetkan jaringan pemanas dan energi Kiev, menyebabkan sekitar 6.000 rumah tangga tanpa pemanas saat suhu diperkirakan akan turun hingga hampir minus 20 derajat celsius, dilansir dari The Jerussalem Post, Sabtu (24/1/2026). 

Jumlah pasti bangunan yang terdampak belum dapat dipastikan, namun laporan setempat menunjukkan banyak layanan kota di Kiev mulai mempersiapkan gedung dengan pemanas sentral.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan Rusia pada Kamis (22/1/2026) dilakukan secara demonstratif, sangat dekat dengan perbatasan Ukraina dengan Uni Eropa.

Malam harinya, Zelensky menambahkan, rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan Rusia juga menimbulkan tantangan bagi negara-negara tetangga Ukraina seperti Polandia, Rumania, dan Hungaria.

Ini merupakan kali kedua Rusia menembakkan rudal balistik Oreshnik ke Ukraina.

Serangan terjadi di tengah serangan udara yang menurut otoritas Ukraina telah menewaskan empat orang di Kiev, memutus aliran listrik ibu kota, dan merusak Kedutaan Qatar untuk Iran yang berlokasi di kota tersebut.(*) 
 

Terkini