Badan Maritim Internasional Evakuasi 115 Kapal Keluar Selat Hormuz

Badan Maritim Internasional Evakuasi 115 Kapal Keluar Selat Hormuz
Badan maritim PBB sejak Selasa 23 Juni 2026 menyebut telah mengevakuasi sekitar 115 kapal beserta 2.500 pelaut keluar dari Selat Hormuz dengan aman. (ISNA via AP/Amirhosein Khorgooi)

Teluk Oman,sorotkabar.com – Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization (IMO) mengungkapkan telah berhasil mengevakuasi sekitar 115 kapal beserta 2.500 pelaut dari Selat Hormuz sejak Selasa (23/6/2026), di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan jalur air strategis tersebut.

Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, pada Jumat (26/6/2026), mengatakan proses evakuasi berlangsung selama tiga hari terakhir dan berhasil membawa ribuan pelaut keluar dari wilayah perairan yang rawan konflik itu.

"Kami telah berhasil mengevakuasi setidaknya 115 kapal, dalam tiga setengah hari terakhir, yang mewakili sekitar 2.500 pelaut yang kini telah meninggalkan Selat Hormuz dengan selamat," kata Dominguez, dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (27/6/2026).

Meski demikian, ia menegaskan jumlah tersebut masih bersifat sementara karena proses verifikasi terhadap seluruh pelayaran yang berlangsung masih terus dilakukan.

"Belum sepenuhnya final, karena saya masih membutuhkan waktu untuk memverifikasi setiap transit yang telah terjadi pagi ini," tambahnya.

Dominguez mengatakan badan maritim yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu terus berupaya melanjutkan evakuasi terhadap para pelaut yang masih terjebak di Selat Hormuz. Namun, operasi tersebut sempat dihentikan pada Kamis (25/6/2026) waktu setempat menyusul serangan terhadap sebuah kapal kargo berbendera Singapura, Ever Lovely di lepas pantai Oman.

Menurut Dominguez, evakuasi akan kembali dilanjutkan setelah pihaknya menerima konfirmasi kepastian kapal-kapal yang melintas tidak lagi menjadi sasaran serangan dan jalur perdagangan dapat beroperasi dengan aman.

"Segera setelah (dapat konfirmasi), siap untuk memulai kembali proses evakuasi,” ujar Dominguez.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index