Jakarta, sorotkabar.com - Legislator Gerindra, Muhammad Rahul, mengapresiasi kinerja Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan beserta jajaran dalam mmemerangi peredaran narkotika di wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir.
Ia menekankan pentingnya konsistensi aparat penegak hukum agar tidak memberi ruang sedikit pun bagi para bandar, sekaligus memuji pendekatan humanis Polri dalam mengedukasi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Rahul yang juga Ketua Kelompok Fraksi di Komisi III DPR ini mengatakan bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar capaian penegakan hukum, tetapi menjadi bagian penting dalam upaya menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di kawasan pesisir yang rawan menjadi jalur distribusi.
"Peredaran narkoba bukan hanya persoalan kriminalitas biasa. Ini adalah ancaman nyata terhadap masa depan generasi bangsa. Banyak keluarga yang hancur, banyak anak muda yang kehilangan arah hidup akibat jerat narkotika," ujar Rahul dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Ia menilai kawasan pesisir seperti Panipahan kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk jaringan narkoba karena faktor geografis yang terbuka.
Karena itu, kehadiran negara melalui tindakan tegas aparat dinilai krusial untuk memutus rantai peredaran sejak dari titik awal.
Rahul menegaskan, langkah cepat dan tegas aparat kepolisian sejalan dengan komitmen nasional dalam memperkuat penegakan hukum serta melindungi generasi muda yang sejalan dengan misi presiden RI Prabowo Subianto dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
Ia menyebut hal ini menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan nasional dari ancaman narkotika.
Rahul menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial atau sesaat, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen bangsa, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan langkah preventif melalui edukasi kepada generasi muda, peningkatan pengawasan di wilayah rawan, serta sinergi lintas sektor guna menutup celah peredaran narkotika.
"Penindakan harus berjalan seiring dengan pencegahan. Kita tidak hanya mengejar pelaku, tetapi juga harus memastikan tidak ada lagi generasi muda yang terjerumus. Ini soal masa depan bangsa," ujarnya.
Lebih lanjut, Rahul juga mengapresiasi tindakan tegas terhadap oknum anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga integritas institusi.
"Tidak boleh ada toleransi, termasuk terhadap aparat yang menyalahgunakan kewenangan. Penindakan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bahwa institusi penegak hukum tetap berpihak pada masyarakat," tegasnya.
Rahul berharap keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi momentum untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkoba secara sistematis dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen nasional dalam memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya.
"Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi bagian dari upaya besar negara dalam menjaga masa depan generasi bangsa, sebagaimana arah kebijakan nasional yang menempatkan perlindungan rakyat sebagai prioritas utama," pungkasnya.(*)