Badminton Asia Sepakati Agenda Penting dalam AGM 2026 di Bali

Badminton Asia Sepakati Agenda Penting dalam AGM 2026 di Bali
Para peserta AGM 2026 Badminton Asia di Bali berpose bersama. (Beritasatu.com/Humas PP PBSI)

Bali,sorotkabar.com — Badminton Asia menutup pelaksanaan rapat umum tahunan (annual general meeting/AGM) 2026 di Bali dengan dukungan penuh dari 32 asosiasi anggota yang hadir dalam pertemuan pada 28-29 Maret 2026.

Forum tahunan tersebut menjadi agenda penting untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyusun arah strategis pengembangan bulu tangkis di kawasan Asia. Suasana pertemuan berlangsung hangat dengan semangat kebersamaan serta kolaborasi antardelegasi.

Badminton Asia menyampaikan penghargaan kepada seluruh perwakilan negara yang tetap hadir di tengah berbagai tantangan global. Kehadiran aktif para anggota dinilai menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan program, meningkatkan kualitas kompetisi, dan memperluas pertumbuhan bulu tangkis Asia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Badminton Asia juga untuk pertama kalinya mengadakan awards & gala dinner. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada atlet, ofisial, dan seluruh pemangku kepentingan yang dinilai memberi kontribusi besar sepanjang setahun terakhir.

Dalam AGM 2026, peserta rapat mengevaluasi pelaksanaan roadmap 2025 serta menetapkan sejumlah keputusan penting organisasi. Agenda itu mencakup pengesahan laporan tahunan 2025 dan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Selain itu, sekretariat, bendahara, dan komite pengembangan turut menyampaikan laporan menyeluruh sebagai bagian dari akuntabilitas organisasi kepada seluruh anggota.

Perkembangan program tahunan juga dipaparkan oleh komite event, technical officials, dan marketing. Tidak hanya itu, forum turut membahas perkembangan dari komite para dan special Olympics serta komite kemanusiaan dan kesetaraan gender sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusivitas.

Salah satu keputusan strategis dalam AGM adalah persetujuan pembaruan rules and laws yang memperoleh 31 suara dukungan. Keputusan tersebut dinilai menjadi dasar penting untuk penyempurnaan tata kelola organisasi pada masa mendatang.

Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menilai hasil AGM menunjukkan makin kuatnya kebersamaan negara-negara Asia dalam memajukan bulu tangkis.

“Dari AGM Badminton Asia, terlihat adanya kesepakatan dan solidaritas kuat dari negara-negara Asia. Ke depan, Badminton Asia akan mendorong negara-negara besar untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada negara berkembang, agar kekuatan bulu tangkis Asia semakin merata dan kompetitif,” ujarnya, Rabu (31/3/2026).

Ia menambahkan, Indonesia merasa bangga karena dipercaya menjadi tuan rumah AGM dan Exco Meeting yang untuk pertama kalinya digelar di luar Malaysia. 

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia. Sejalan dengan visi dan misi Ketua Umum PBSI Fadil Imran, Indonesia dipandang sebagai salah satu negara yang mampu mempersatukan negara-negara berkembang untuk saling berbagi ilmu. PBSI juga membuka peluang bagi negara lain untuk berlatih bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem bulu tangkis Asia,” tambahnya.

Setelah agenda penunjukan auditor selesai, rapat ditutup dengan pembahasan awal mengenai rencana AGM 2027. Keberhasilan penyelenggaraan di Bali dinilai memperlihatkan soliditas Badminton Asia sebagai federasi yang terus bergerak menuju organisasi modern, inklusif, dan progresif.

Dengan semangat persatuan yang terus dijaga, Badminton Asia optimistis mampu mempercepat kemajuan bulu tangkis Asia sekaligus memperkuat pengaruhnya di tingkat global.(*) 
 

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index