Besok Pendaftaran Penjaringan Calon Ketua Umum KONI Riau, Edi Basri Nyatakan Siap Maju

Besok Pendaftaran Penjaringan Calon Ketua Umum KONI Riau, Edi Basri Nyatakan Siap Maju
Salah satu bakal calon Ketua KONI Riau, H. Edi Basri, SH, MSi,

Pekanbaru, sorotkabar. com – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua mulai 30 Januari 2026.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses pemilihan kepemimpinan KONI Riau untuk periode mendatang.

Salah satu bakal calon Ketua KONI Riau, H. Edi Basri, SH, MSi, menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti seluruh tahapan penjaringan yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa seluruh persyaratan administrasi telah dipersiapkan dan siap didaftarkan sesuai jadwal TPP.

“Kami sudah siap mendaftar dan seluruh persyaratan sebagai calon Ketua KONI Provinsi Riau telah kami lengkapi. Syaratnya normatif dan tidak ada hal yang memberatkan,” ujar Edi Basri kepada awak media, Rabu (29/1/2026).

Berdasarkan jadwal TPP, pendaftaran bakal calon dibuka pada 30 Januari dan pengembalian berkas berlangsung hingga 2 Februari 2026, sehingga total masa pendaftaran berjalan selama tiga hari.

Edi Basri menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip demokrasi dalam seluruh rangkaian pemilihan Ketua KONI Riau. Menurutnya, demokrasi yang sehat menjadi fondasi utama lahirnya kepemimpinan olahraga yang kuat, representatif, dan murni dari aspirasi pemilik suara.

“Kita hidup dalam sistem demokrasi yang berlandaskan Pancasila. Setiap organisasi harus memegang teguh prinsip, mekanisme, dan nilai demokrasi yang sehat, tanpa tekanan dan tanpa rekayasa,” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga menilai bahwa keikutsertaannya dalam kontestasi Ketua KONI Riau merupakan dinamika organisasi yang wajar. Menurutnya, kompetisi justru diperlukan agar lahir kepemimpinan yang berintegritas.

“Bagi saya, maju sebagai Ketua KONI bukan sesuatu yang baru. Ini proses yang biasa kami jalani. Justru penting ada kompetisi agar muncul kepemimpinan yang kuat dan berintegritas,” katanya.

Terkait dukungan cabang olahraga, Edi Basri menyebutkan bahwa pihaknya telah memenuhi seluruh syarat dukungan yang ditetapkan, meskipun tidak merinci jumlah dukungan yang telah dikantongi.

“Yang jelas, syarat dukungan sudah terpenuhi. Kami menghormati proses dan menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan tidak mempermasalahkan jika harus bersaing dengan banyak calon. Munculnya sejumlah kandidat dinilai sebagai indikator berjalannya demokrasi yang sehat dalam tubuh organisasi.

“Kalau aklamasi, itu bukan demokrasi. Pasti ada sesuatu di baliknya. Kenapa harus takut bersaing?” ucapnya.

Menurut Edi Basri, dalam sistem demokrasi yang sehat, setiap individu yang memenuhi persyaratan harus diberi ruang yang sama untuk maju tanpa tekanan ataupun pembatasan.

“Kalau memang siap, tidak masalah ada tiga calon atau lebih. Seperti pemilihan presiden, semua punya syarat yang jelas dan terbuka,” katanya.

Ia menegaskan bahwa demokrasi bukan semata soal menang atau kalah, melainkan keberanian untuk berkompetisi secara jujur dan bertanggung jawab.

“Kalau tidak siap dengan konsekuensi, berarti belum siap berdemokrasi,” tutupnya.

Proses penjaringan calon Ketua KONI Riau ini diharapkan dapat berjalan transparan, demokratis, dan menjunjung tinggi sportivitas, demi kemajuan dan prestasi olahraga Provinsi Riau ke depan. (*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index