Kendari, sorotkabar. com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mencanangkan strategi optimalisasi layanan dan infrastruktur guna mewujudkan ekosistem digital keimigrasian melalui Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi Tahun 2026 di Tangerang.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Silmy Karim, Kamis, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah memperkuat peran institusi dalam mendukung prioritas nasional.
"Sistem All Indonesia yang mempermudah perlintasan adalah hasil integrasi panjang dengan kementerian dan lembaga lain. Saya mengingatkan petugas Imigrasi agar jangan pernah lelah menguatkan peran institusi agar bisa menjadi percontohan bagi lembaga lain," kata Silmy Karim.
Di tempat yang sama, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusma menjelaskan bahwa fokus utama tahun 2026 adalah modernisasi fasilitas di pintu gerbang negara. Imigrasi berencana menambah unit autogate di berbagai bandara, pelabuhan laut, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Selain pemerataan fasilitas, Imigrasi mulai menerapkan proses bisnis berkelanjutan dengan memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT).
"Kami akan memanfaatkan panel surya di wilayah perbatasan serta wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) sebagai bagian dari sustainable business process," ucap Yuldi.
Dalam aspek keamanan, Imigrasi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) melalui penguatan program Desa Binaan.
Di sisi lain, institusi ini juga mendukung iklim investasi nasional melalui penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal bagi para investor.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian IMIPAS Asep Kurnia, menambahkan perlunya penguatan struktur organisasi untuk menghadapi beban kerja yang meningkat.
Pemprov mengusulkan penambahan satu direktorat baru yang khusus menangani sistem dan strategi kebijakan keimigrasian.
Untuk menjamin keamanan data dalam ekosistem digital tersebut, Imigrasi juga bersinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Polri dalam pengamanan ruang siber.
Menutup arahannya, Silmy Karim mengingatkan jajarannya untuk mempertahankan prestasi internasional, termasuk pengakuan dari Skytrax pada 2025 yang menempatkan layanan imigrasi Bandara Soekarno-Hatta sebagai terbaik ke-10 di dunia.(*)