Bezzecchi Percaya Diri, Martin Bidik Kebangkitan Bersama Aprilia di MotoGP 2026

Bezzecchi Percaya Diri, Martin Bidik Kebangkitan Bersama Aprilia di MotoGP 2026
ANTARA FOTO/Ahmad SubaidiPembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi(republika)

Jakarta,sorotkabar.com — Aprilia Racing menatap MotoGP 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Performa solid sepanjang musim 2025 menjadi fondasi kuat bagi tim asal Noale tersebut untuk keluar sebagai penantang serius dominasi Ducati pada musim mendatang.

Pembalap utama Aprilia, Marco Bezzecchi, mengaku optimistis dapat terlibat langsung dalam perebutan gelar juara dunia. Pembalap berjuluk The Bezz itu menilai penampilan positifnya di pengujung musim lalu telah meningkatkan kepercayaan diri sekaligus motivasi tim.

“Saya sangat termotivasi dan saya tidak sabar untuk bersenang-senang di atas sadel. Penutup musim 2025 sangat positif dan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri kami,” ujar Bezzecchi, dikutip dari MotoGP, Ahad (18/1/2026).

Pembalap bernomor 72 tersebut tampil impresif sepanjang musim 2025 dengan finis di peringkat ketiga klasemen pembalap setelah mengoleksi 353 poin. Ia hanya kalah dari duo bersaudara Marc Marquez dan Alex Marquez yang menempati dua posisi teratas.

Kontribusi Bezzecchi turut mengantar Aprilia mengamankan posisi kedua klasemen konstruktor dengan raihan 418 poin, tepat di bawah Ducati Lenovo. Capaian tersebut menjadi yang terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Aprilia di MotoGP, sekaligus menandai pertama kalinya mereka menembus angka 400 poin dalam satu musim.

Bezzecchi pun menaruh harapan besar pada pengembangan motor RS-GP26 untuk musim depan. Meski menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, pembalap Italia berusia 27 tahun itu yakin Aprilia akan tampil lebih kompetitif.

“Saya tidak sabar untuk memulai dan kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, meskipun kami sebenarnya tidak pernah berhenti. Di Noale, perusahaan bekerja dengan intensif dan saya terus berlatih,” katanya.

Optimisme Martin

Optimisme serupa juga datang dari Jorge Martin. Juara dunia MotoGP 2024 itu berharap bisa benar-benar bangkit bersama Aprilia Racing setelah musim debutnya diwarnai cedera panjang. Martin yang hengkang dari Prima Pramac menjalani musim 2025 dengan lebih banyak absen akibat serangkaian cedera, mulai dari patah tulang pergelangan tangan, selangka, hingga tulang rusuk.

“Setelah pengalaman kami tahun lalu bersama Aprilia dan ujian yang sangat penting di Valencia, tujuan kami sekarang adalah untuk terus berkembang bersama. Kami tahu ada banyak pekerjaan di awal musim, tetapi kami juga sangat memahami di mana kami harus meningkatkan diri,” ujar Martin.

Kini, setelah dinyatakan pulih sepenuhnya, pembalap asal Spanyol tersebut optimistis dapat tampil maksimal. Dengan dukungan pengembangan RS-GP26, Martin menargetkan kembali bersaing di papan atas dan meraih kemenangan pada MotoGP 2026.

“Ini akan menjadi tahun di mana saya ingin kembali berjuang untuk posisi teratas dan meraih kemenangan. Begitu saya dalam kondisi fisik 100 persen, kami akan siap untuk apa pun,” kata Martin.

Kepercayaan diri Aprilia juga ditegaskan oleh CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola. Ia menilai hasil positif musim 2025 menjadi modal penting untuk memutus dominasi Ducati pada musim mendatang.

“Kami menghadapi musim 2026 dengan kesadaran penuh tentang siapa kami dan ke mana kami ingin menuju. Kami datang dari musim 2025 yang solid yang memungkinkan kami mencapai tingkat daya saing yang sangat tinggi,” ujar Rivola.

Menurut Rivola, Aprilia akan menjalankan dua pendekatan berbeda di garasi. Di satu sisi, tim akan melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun bersama Bezzecchi. Di sisi lain, Aprilia akan membangun kembali performa puncak bersama Martin yang musim lalu lebih banyak terkendala cedera.

“Kami akan mengikuti dua jalur berbeda di garasi. Kami ingin melanjutkan level yang sama seperti akhir musim lalu bersama Marco, dan di saat yang sama membangun banyak hal bersama Jorge,” katanya.

Rivola menegaskan keyakinannya terhadap potensi RS-GP26 dan kualitas para pembalap Aprilia. “Kami sangat percaya pada RS-GP26. Motor ini memiliki potensi besar, begitu pula para pembalap kami,” ujarnya.

Sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru, Aprilia Racing dijadwalkan menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari.

Tes tersebut akan menjadi langkah awal Aprilia dalam upaya menantang dominasi Ducati dan membuka peluang merebut gelar MotoGP 2026.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index