Riyadh,sorotkabar.com - Rider Argentina Luciano Benavides meraih kemenangan dramatis pada kategori sepeda motor Reli Dakar 2026 seusai unggul dengan selisih 2 detik, margin kemenangan terkecil sepanjang sejarah ajang balap reli paling ekstrem di dunia tersebut.
Benavides memastikan gelar juara setelah pembalap Amerika Serikat Ricky Brabec kehilangan arah pada kilometer-kilometer terakhir etape pamungkas yang digelar Sabtu (17/1/2026), di Arab Saudi. Kesalahan tersebut membuat keunggulan Brabec sirna tepat di depan garis finis.
Pembalap KTM itu finis di posisi kedua pada etape terakhir sepanjang 105 kilometer yang berakhir di Pelabuhan Yanbu, di pesisir Laut Merah. Sementara itu, Brabec yang semula memimpin klasemen sementara harus puas finis di posisi ke-10.
Keberhasilan ini semakin istimewa karena Benavides mengikuti jejak sang kakak, Kevin Benavides, yang lebih dulu menjuarai Reli Dakar pada 2021 dan 2023.
Reli Dakar tahun ini dikenal sangat menguras fisik dan mental. Selama hampir dua pekan, para pembalap menempuh jarak sekitar 8.000 kilometer, melintasi jalur berbatu, ngarai sempit, hingga hamparan bukit pasir gurun Arab Saudi. Brabec, yang merupakan juara dua kali Dakar, melakukan kesalahan krusial hanya beberapa kilometer sebelum finis.
Pembalap Spanyol Tosha Schareina mengakhiri reli di posisi ketiga klasemen akhir kategori motor bersama Honda.
“Dari awal hingga akhir saya tidak pernah berhenti bermimpi, saya tidak pernah berhenti percaya,” ujar Benavides, yang tertinggal tiga menit 20 detik dari Brabec setelah etape kedua terakhir pada Jumat.
“Saya berkata kepada semua orang, ‘Saya tidak tahu mengapa, tetapi saya masih merasa ini mungkin. Saya masih percaya saya bisa menang dan semuanya akan berjalan sesuai keinginan saya,” katanya.
Benavides juga mengungkapkan momen penentuan kemenangan terjadi menjelang finis.
“Dalam tiga kilometer terakhir, Ricky salah mengambil jalur dan saya mengambil jalur yang benar. Saya melihat peluang dan langsung memanfaatkannya,” ujarnya.
Pembalap Amerika Serikat Skyler Howes finis di posisi keempat secara keseluruhan untuk Honda, disusul juara Dakar 2025 asal Australia, Daniel Sanders, yang mengendarai KTM.
Sanders sempat terjatuh pada etape ke-10 dan diduga mengalami patah tulang selangka. Meski demikian, ia menolak mundur dan tetap melanjutkan balapan hingga garis akhir.
Sementara itu, di kategori mobil yang memulai etape lebih lambat, pembalap Dacia, Nasser Al-Attiyah, tengah berada di jalur kemenangan untuk meraih gelar Dakar keenam sepanjang kariernya.(*)