Balikpapan,sorotkabar.com — Seekor lumba-lumba jantan dengan tubuh penuh luka ditemukan terdampar di bibir Pantai Tanjung Bayur, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Mamalia laut tersebut diduga menjadi korban serangan buaya air asin.
Warga yang menemukan lumba-lumba itu sempat berupaya menyelamatkannya. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan karena mengalami luka yang cukup parah.
Dalam rekaman video amatir, tampak sejumlah warga berkerumun di sekitar lumba-lumba yang terdampar di bibir pantai. Saat ditemukan, kondisi hewan tersebut sangat memprihatinkan. Sirip ekornya hanya tersisa separuh, sementara bagian tubuh dan sirip lainnya dipenuhi luka menganga.
Ketua RT setempat, Sri Hartini, mengatakan warga bersama babinsa dan babinkamtibmas segera melakukan evakuasi setelah menerima laporan. Mereka memindahkan lumba-lumba ke perairan yang lebih dalam sesuai arahan Dinas Perikanan dengan harapan satwa tersebut dapat kembali ke habitatnya.
"Kita evakuasi di lapangan, setelah itu kita telepon Dinas Perikanan. Kalau masih ada nyawa, kami disuruh bawa ke tengah supaya dapat air dan bisa kembali ke habitatnya. Sekalinya setelah dibawa ke tengah ternyata sudah mati," ujar Sri kepada Beritasatu.com saat ditemui di Pantai Tanjung Bayur, Balikpapan, Senin (29/6/2026).
Sri mengatakan kondisi lumba-lumba saat ditemukan memang sudah sangat parah. "Banyak lukanya, ekornya tinggal separo, badannya luka-luka," katanya.
Lumba-lumba dengan panjang sekitar dua meter dan bobot diperkirakan mencapai 100 kilogram itu kemudian dievakuasi ke tepi pantai untuk dimakamkan agar bangkainya tidak mencemari kawasan pesisir.
Dalam 2 tahun terakhir, tercatat sudah dua mamalia laut terdampar di Pantai Tanjung Bayur. Diduga, tingginya gelombang laut menyebabkan mamalia laut yang dilindungi tersebut terpisah dari kelompoknya hingga akhirnya terdampar di pantai.(*)