Pekanbaru,sorotkabar.com - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau menghentikan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat.
Mereka menghentikan suplai MBG tersebut diduga karena terkendala pencairan anggaran.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru, Syartiwidya, mengakui bahwa memang ada SPPG yang menghentikan suplai MBG tersebut.
Mereka menghentikan penyaluran MBG lantaran ada kendala pencairan dana. Sehingga dana yang terlambat cair membuat SPPG kehabisan dana untuk menalangi suplai MBG tersebut.
"Iya, dihentikan karena dana belum cair," ujar Widya, Ahad (14/6/2026).
Ia menyebut, jika dana sudah cair, maka SPPG bisa kembali menjalankan program MBG tersebut. "Kalau dana cair jalan lagi," ucapnya.
Terkait kendala dana yang belum cair tersebut, Widya, menyebut karena adanya perubahan sistem pencairan dari pusat. "Karena ada perubahan sistem pencairan pusat," katanya.
Dikatakannya, SPPG dapat melakukan pencairan setiap minggunya. Pasalnya, pencairan dana tersebut dapat dilakukan setiap hari Senin atau Kamis.
"Biro keuangan sampaikan, pencairan akan dilakukan setiap Senin atau Kamis. Jadi setiap minggu itu ada pencairan," ungkapnya.
Dirinya menambahkan, bahwa hingga kini masih ada SPPG yang menghentikan penyaluran MBG. Hanya saja dirinya tidak mengetahui pasti berapa SPPG yang menghentikan penyaluran MBG tersebut.
"Sekarang masih ada, tapi susah kami lacak, kalau kepala SPPG tidak melaporkan ke KPPG," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, ada beberapa SPPG yang menghentikan penyaluran MBG kepada penerima manfaat. SPPG yang menghentikan penyaluran MBG tersebut di antaranya SPPG Kota Pekanbaru Lima Puluh Kota Rintis 2 dan SPPG Siak Lampung Dalam.
Kedua SPPG tersebut menghentikan suplai MBG karena terkendala pencairan dana. Mereka juga tidak lagi memiliki dana untuk menalangi program tersebut sebelum dana cair.(*)