Legislator Soroti Pemadaman Listrik di RSUD Bulukumba

Kamis, 30 April 2026 | 19:50:08 WIB
Suasana pemantauan legislator di RSUD H Andi Selen Dang Radja Bulukumba, Sulsel, belum lama ini. (ANTARA/HO-Kominfo Bulukumba

Bulukumba,sorotkabar.com - DPRD Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menyoroti insiden pemadaman listrik di RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja yang dinilai berdampak serius terhadap pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

"Ini persoalan serius, harus ada pembenahan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, khususnya pada ruang-ruang vital seperti ruang operasi," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Bulukumba, Kaspul BJ di Bulukumba, Rabu.

Dia menekankan pentingnya ketersediaan cadangan listrik seperti genset dan UPS, serta penerapan sistem jaringannya ganda untuk mencegah gangguan serupa di masa mendatang.

Pemadaman listrik yang terjadi pada Kamis (23/4) lalu sekitar pukul 17.35 hingga 19.45 WITA itu awalnya direncanakan hanya berlangsung singkat untuk mendukung penyambungan instalasi jaringan listrik baru.

Namun, gangguan pada panel pembagi listrik membuat pemadaman berlangsung hingga hampir dua jam.

Insiden tersebut memicu reaksi keras DPRD Bulukumba. Dalam rapat dengar pendapat (RDP), Komisi II DPRD menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan di rumah sakit merupakan hal krusial karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa pasien.

Sejumlah dampak pun terungkap, mulai dari tertundanya tindakan medis hingga pasien dan pengunjung yang sempat terjebak di dalam lift saat listrik padam. Bahkan, ada pasien yang mengalami ketakutan saat berada di ruang operasi dalam kondisi gelap.

Kaspul menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, khususnya pada ruang-ruang vital seperti ruang operasi.

Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan cadangan listrik seperti genset dan UPS, serta penerapan sistem jaringan ganda untuk mencegah gangguan serupa di masa mendatang.

Selain itu, DPRD bahkan merekomendasikan agar pengelolaan sistem kelistrikan rumah sakit dapat melibatkan pihak ketiga yang lebih profesional, mengingat pentingnya aspek tersebut terhadap keselamatan pasien.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja, dr Rizal Ridwan Dappi menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

Ia memastikan pihak rumah sakit akan melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

DPRD Kabupaten Bulukumba pun menegaskan akan terus mengawal perbaikan sistem kelistrikan di RSUD agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.(*)

Halaman :

Terkini