Kelangkaan Minyakita Picu Keresahan, DPRD Pekanbaru Dorong Sidak hingga Operasi Pasar Murah

Jumat, 17 April 2026 | 21:18:24 WIB
Kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng subsidi Minyakita di berbagai kedai dan pasar di Kota Pekanbaru dalam beberapa pekan terakhir mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru

Pekanbaru,sorotkabar.com  - Kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng subsidi Minyakita di berbagai kedai dan pasar di Kota Pekanbaru dalam beberapa pekan terakhir mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka.

Ia menyatakan keprihatinannya atas keluhan masyarakat terkait harga Minyakita yang kini meroket hingga Rp 22 ribu per liter, jauh meninggalkan harga normal yang biasanya berkisar di angka Rp 16 ribu per liter.

"Kondisi ini sudah tidak bisa dibiarkan dan sangat meresahkan. Lonjakan harga yang sudah sangat tidak wajar ini langsung memukul daya beli masyarakat luas. Selain itu, kawan-kawan pelaku UMKM yang margin keuntungannya sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok yang terjangkau, mereka juga menjadi pihak yang paling dirugikan dari kelangkaan ini," tegas Rizky, Jumat (17/4/2026).

Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) yang merupakan mitra kerja Komisi II, untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret di lapangan.

Ia juga mendorong Disperindag untuk segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polresta Pekanbaru guna melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara masif.

"Sidak jangan hanya dilakukan di tingkat kedai atau pengecer kecil, tapi wajib menyasar ke hulu, yaitu distributor besar dan gudang-gudang. Kita harus pastikan di mana letak kebocorannya. Apakah ini murni masalah kuota pengiriman yang tersendat, atau justru ada oknum-oknum yang sengaja melakukan praktik penimbunan untuk mempermainkan harga pasar," cakapnya.

Lebih lanjut, ia meminta ketegasan Pemko Pekanbaru dalam menegakkan aturan. Rizky meminta agar pemerintah tidak ragu memberikan sanksi keras, termasuk merekomendasikan pencabutan izin usaha, bagi agen, pangkalan, atau pengecer nakal yang terbukti mencari kesempatan dalam kesempitan dengan menjual Minyakita jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sebagai langkah tanggap darurat, Politisi Gerindra ini juga mendorong agar Pemko Pekanbaru segera menggelar operasi pasar murah.

"Harus segera ada operasi pasar minyak goreng murah yang difokuskan pada titik-titik padat penduduk dan sentra-sentra UMKM di seluruh kecamatan. Ini adalah solusi jangka pendek yang paling rasional untuk segera menstabilkan harga dan meredam kepanikan warga di bawah. Transparansi alokasi dan jalur distribusi juga harus dibuka ke publik agar pengawasan bisa dilakukan bersama-sama," pungkasnya.(*) 
 

Terkini