Pekanbaru,sorotkabar.com — Kemacetan di Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru kian menjadi perhatian masyarakat. Jalan ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk utama menuju pusat kota, terutama bagi pengendara dari arah Provinsi Sumatra Barat.
Pantauan Sabtu (4/4/2026), arus lalu lintas di kawasan tersebut kerap mengalami kemacetan, terlebih karena lokasinya yang berdekatan dengan gerbang keluar masuk mahasiswa Universitas Riau. Aktivitas mahasiswa yang tinggi, terutama pada jam sibuk, turut memperparah kepadatan kendaraan.
Kondisi jalan yang padat dan semrawut ini pun sering dikeluhkan para pengendara. Selain volume kendaraan yang tinggi, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan hingga memakan bahu jalan menjadi salah satu penyebab utama kemacetan.
Aktivitas tersebut dinilai menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Salah satu pengguna jalan, Yanti, mengaku kemacetan di kawasan tersebut terjadi hampir setiap hari.
“Setiap hari Panam ini selalu macet, ya salah satunya karena di pinggir jalan ini banyak sekali pedagang yang berjualan, jadinya buat macet kendaraan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga berharap pemerintah dapat bertindak lebih tegas dalam melakukan penertiban.
“Saya berharap pemerintah terkait dengan tegas melakukan penertiban, jangan hanya sekali-sekali saja. Dan tidak hanya ditertibkan, namun juga harus dikasih ruang untuk mendukung UMKM di Pekanbaru ini,” tambahnya.
Keberadaan PKL yang meluas hingga ke badan jalan sangat mengganggu kelancaran lalu lintas. Masyarakat berharap para pedagang dapat berjualan di lokasi yang telah disediakan dan dilegalkan pemerintah, sehingga ketertiban dan kenyamanan bersama tetap terjaga.
Satpol PP Pekanbaru sebelumnya masih memberikan toleransi kepada para pedagang yang berjualan di bahu jalan, Namun, penertiban tegas akan dilakukan setelah perayaan Idulfitri.
Meski demikian, sampai saat ini belum ada penertiban langsung yang dilakukan oleh pihak Satpol PP Pekanbaru. (*)