Bupati Rohul Meradang, Kepala Puskesmas Rokan IV Koto II Dicopot

Rabu, 01 April 2026 | 20:39:33 WIB
Sumber cakaplah

Rohul, sorotkabar.com  – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton menunjukkan sikap tegas usai mendapati Puskesmas Rokan IV Koto II dalam kondisi tutup saat jam kerja. Tak butuh waktu lama, Kepala Puskesmas langsung dicopot dari jabatannya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul Bambang Triono mengungkapkan, pihaknya telah menindaklanjuti instruksi Bupati. Proses pencopotan kepala puskesmas saat ini tengah berlangsung di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul.

“Instruksi Bupati sudah kami tindaklanjuti dan proses pergantian Kepala Puskesmas Rokan IV Koto II sedang berproses di BKPP,” ujarnya, Rabu (1/4/2026)

Kemarahan Bupati Anton memuncak saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Senin (30/3/2026). Ia menemukan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dalam keadaan tertutup, padahal layanan tersebut seharusnya beroperasi 24 jam.

Temuan ini dinilai bertolak belakang dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kasus ini langsung menjadi sorotan publik setelah diunggah melalui akun Facebook pribadi Bupati Anton, “Bang Anton”.

Dalam waktu singkat, unggahan tersebut dibanjiri respons masyarakat yang menyampaikan kekecewaan terhadap pelayanan kesehatan. Bupati Anton menegaskan, puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan yang tidak boleh abai, terutama dalam situasi darurat.

“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan. Kehadirannya harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam kondisi darurat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan untuk menjaga profesionalisme, mulai dari keramahan hingga kecepatan dan ketepatan dalam melayani pasien tanpa diskriminasi.

“Saya berharap seluruh petugas puskesmas dapat terus menjaga tanggung jawab dalam melayani masyarakat dengan hati dan penuh kepedulian,” tambahnya.

Sidak ini menjadi peringatan keras bagi seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Rohul agar tidak lengah dalam menjalankan tugas. Pemerintah daerah pun berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh demi memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.(*) 

Terkini