Pangkalpinang, sorotkabar.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyusun rekomendasi kurikulum sekolah berbasis HAM agar seluruh mata pelajaran di sekolah dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai hak asasi manusia.
"Menteri HAM Natalius Pigai menginginkan HAM masuk dalam dunia pendidikan," kata Direktur Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha Kementerian HAM Giyanto Wiyono di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan dalam penyusunan rekomendasi ini Kementerian HAM bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menandatangani perjanjian kerja sama, agar mata pelajaran yang ada di sekolah dan kampus terintegrasi dengan nilai-nilai HAM.
"Kita sudah MoU dan sekarang tinggal menindaklanjuti kerja sama dengan mengawali menyusun rekomendasi kurikulum ini untuk anak-anak sekolah," ujarnya.
Ia juga menyambut baik Universitas Pertiba Kepulauan Bangka Belitung akan melibatkan Kementerian HAM dalam menyusun mata kuliah berbasis HAM.
"Saya sangat setuju, karena ini bagian dari program Kementerian HAM agar mata kuliah di kampus dapat juga diintegrasikan dengan nilai-nilai hak asasi manusia ini," katanya.
Menurut dia pengintegrasian nilai-nilai HAM dengan mata pelajaran di sekolah dan kampus akan dilakukan secara bertahap. Misalnya mata pelajaran PPKN, Pancasila, Agama bahkan pelajaran ekonomi juga ada nilai-nilai HAM-nya.
"Pada mata pelajaran ekonomi ada nilai-nilai HAM, tentang kesejahteraan, hak milik, bisnis dan lainnya," katanya.(*)