IHSG Melemah ke Level 7.915, Pasar Cermati Sentimen Global

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:32:31 WIB
Republika/Thoudy BadaiPengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026).

Jakarta,sorotkabar.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (6/2/2026) pagi bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG dibuka melemah 188,20 poin atau 2,32 persen ke posisi 7.915,66. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 16,33 poin atau 1,97 persen ke posisi 813,02.

"Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level support di 8.000," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan PDB Indonesia tumbuh 5,39 persen year on year (yoy) pada kuartal IV 2025 atau melampaui ekspektasi sebesar 5,01 persen (yoy) dan meningkat dari pertumbuhan 5,04 persen (yoy) pada kuartal III 2025.

Sepanjang 2025, perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen (yoy), atau sedikit di bawah target pemerintah yang sebesar 5,2 persen (yoy).

"Pertumbuhan ini juga pertumbuhan tahunan yang paling kuat sejak kuartal III 2022, dengan didukung oleh pertumbuhan sektor swasta dan investasi yang meningkat," ujar Ratna.

Di sisi lain, Moody's Ratings menurunkan outlook peringkat Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil pada Kamis (5/2/2026) setelah penutupan Bursa. Namun, Moody's mempertahankan rating Indonesia di level Baa2.

Moody's menilai bahwa perubahan outlook didasari pada penurunan tingkat prediktabilitas dalam perumusan kebijakan, yang berisiko melemahkan efektivitas kebijakan dalam mengindikasikan pelemahan tata kelola.

"Hal ini berpotensi menjadi sentimen negatif pada perdagangan Jumat," ujar Ratna.

Selanjutnya, pelaku pasar akan menantikan rilis cadangan devisa (cadev) Indonesia bulan Januari 2026 dan indeks harga properti di kuartal IV 2025 pada Jumat.

Pada perdagangan Kamis (5/2/2026), bursa saham Eropa kompak melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,66 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,99 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,46 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,29 persen.

Bursa AS di Wall Street juga kompak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026), di antaranya Indeks S&P 500 turun 1,23 persen ke 6.798,11, indeks Nasdaq melemah 1,38 persen ke 24.584,69, serta Dow Jones melemah 1,20 persen ke 48.908,30,

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 143,39 poin atau 0,27 persen ke 53.961,39, indeks Shanghai melemah 6,39 poin atau 0,16 persen ke 4.069,52, indeks Hang Seng melemah 408,26 poin atau 01,52 persen ke 26.476,97, dan indeks Strait Times melemah 31,47 poin atau 0,63 persen ke 4.944,39.(*) 
 

Terkini