Cebu, Filipina,sorotkabar.com – Para menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN memberikan sinyal positif untuk mengadopsi kesepakatan bersama guna memperkuat kerja sama maritim serta koordinasi pasukan penjaga pantai (coast guard) di kawasan Asia Tenggara.
Selaku pemegang Keketuaan ASEAN tahun 2026, Filipina mengusulkan pengesahan Deklarasi ASEAN tentang Kerja Sama Maritim. Inisiatif strategis ini dijadwalkan akan dibahas lebih lanjut pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung Mei mendatang.
Dalam siaran pers usai pertemuan ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) Retreat di Cebu, Filipina, Sabtu (31/1/2026), para menteri luar negeri menyambut baik langkah tersebut. "Kami menyambut usulan Filipina untuk mengadopsi Deklarasi ASEAN tentang Kerja Sama Maritim guna mengidentifikasi inisiatif kerja sama maritim secara spesifik," bunyi pernyataan resmi tersebut.
Dax Imperial, Juru Bicara Departemen Luar Negeri Filipina untuk urusan ASEAN, menyatakan melalui keterangan tertulisnya bahwa Manila menargetkan tercapainya konsensus dalam rangka kerja sama antar-pasukan penjaga pantai. Selain itu, Filipina juga mendorong pendirian Pusat Maritim ASEAN.
Meski belum merinci detail teknisnya, Dax memastikan bahwa poin-poin yang masuk dalam deklarasi tersebut masih dalam tahap perundingan intensif antar-negara anggota.
Selain mendorong kerja sama konkret, Filipina sebagai pemimpin ASEAN tahun ini juga berkomitmen mempercepat penyelesaian Code of Conduct (CoC) untuk Laut China Selatan antara ASEAN dan China.
Usulan deklarasi ini mengemuka di tengah meningkatnya kekhawatiran negara-negara kawasan atas eskalasi ketegangan di Laut China Selatan. Kesepakatan ini diharapkan mampu menjadi landasan hukum dan operasional untuk menjaga stabilitas keamanan serta supremasi hukum di wilayah perairan internasional tersebut.(*)