WN Malaysia Meninggal di Hotel Crowne Plaza Bandung

Senin, 26 Januari 2026 | 23:33:52 WIB
Antara/BimaIlustrasi jenazah. Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel mewah Hotel Crwone Plaza Bandung, Jalan Lembong, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Senin (26/1/2026).

Bandung,sorotkabar.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel mewah Hotel Crwone Plaza Bandung, Jalan Lembong, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Senin (26/1/2026). Korban diketahui bernama Muhammad Aliff Yeo Bin Abdullah (56 tahun).

Kapolsek Sumur Bandung Kompol Andi Agusfian Pranata, membenarkan peristiwa temuan WNA Malaysia meninggal dunia. Ia menyebut pihak kepolisian menerima laporan dari pengelola hotel tentang tamu hotel yang meninggal dunia sekitar pukul 08.05 WIB.

“Korban WNA asal Malaysia yang menginap bersama keluarganya di Hotel Crowne Plaza Bandung," ucap dia, Senin (26/1/2026).

Berdasarkan keterangan riwayat kesehatan korban, ia mengatakan korban diduga mengalami serangan jantung. Andi mengatakan keluarga korban menghubungi petugas hotel dan meminta bantuan darurat serta ambulans.

Selanjutnya, pihak hotel menghubungi Rumah Sakit Murni Teguh untuk mengirimkan tim medis dan ambulans ke lokasi. Setelah itu, petugas hotel mendatangi kamar korban dan melihat korban dalam posisi terlentang di kamar mandi.

Andi mengatakan keluarga korban sempat melakukan upaya resusitasi jantung paru dan meminta pihak hotel menyediakan Automated External Defibrillator (AED) atau alat kejut jantung. Namun, alat itu dalam kondisi daya baterei rendah sehingga korban tidak menunjukkan respons.

Ia menuturkan tim medis dan ambulans dari RS Murni Teguh tiba di hotel. Mereka berupaya melakukan pertolongan pertama. Namun setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban diketahui bersama lima anggota keluarganya tengah melakukan perjalanan wisata. Mereka menginap di hotel sejak tanggal 24 hingga 28 Januari.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni diduga karena faktor kesehatan,” kata Kompol Andi.

Pihaknya menyarankan keluarga korban untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Malaysia terkait proses pemulangan jenazah ke negara asal.(*) 

Terkini