Padang,sorotkabar.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur merilis pembaruan data kondisi cuaca dan gelombang laut untuk wilayah Sumatera Barat. Waspada gelombang tinggi di Perairan Mentawai.
Berdasarkan data No. B/ME.01.02/CP/021/TLB/I//2026 yang berlaku pada 22-25 Januari 2026, terlihat adanya perbedaan signifikan antara kondisi pelabuhan di daratan utama dengan perairan. Kondisi perairan terbuka di Kepulauan Mentawai berpotensi mengalami gelombang tinggi. Hal tersebut perlu diwaspadai bagi Masyarakat sekitar.
Kondisi Pelabuhan Teluk Bayur, Kondusif untuk Bongkar Muat
Bagi aktivitas pelayaran dan logistik di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, kondisi diprediksi sangat kondusif. Berdasarkan laporan resmi BMKG Nomor B/ME.01.02/CP/021/TLB/I/2026:
Tinggi Gelombang: Sangat tenang, konsisten berada di angka 0,40 meter (Kategori Tenang: 0,1 - 0,5 m) sepanjang periode 22-25 Januari 2026.
Cuaca: Umumnya berawan hingga hujan ringan. Visibilitas (jarak pandang) sangat baik, berkisar antara 8 hingga 10 km.
Angin: Bertiup dari arah Barat Laut (NW) hingga Timur Laut (NE) dengan kecepatan rendah 2 - 5 knot.
Namun, waspadai hembusan angin (wind gust) yang bisa mencapai 16 knot pada tanggal 24 Januari sore hari.
Peringatan Dini: Gelombang Tinggi Hingga 4 meter di Perairan Mentawai
Berbeda dengan kondisi pelabuhan yang tenang, BMKG mengeluarkan peringatan untuk perairan terbuka, khususnya di sisi barat Kepulauan Mentawai.
Perairan Barat Siberut-Barat Pagai
Pada tanggal 22 Januari 2026, gelombang diprediksi mencapai ketinggian 2,50 - 4 meter (Kategori Tinggi). Kondisi ini berbahaya bagi kapal feri dan tongkang. Intensitas gelombang diprediksi mulai menurun menjadi 1,25 - 2,50 meter (Sedang) mulai tanggal 23 Januari dini hari.
Perairan Timur Sipora-Timur Pagai
Relatif lebih aman dibandingkan sisi barat, dengan tinggi gelombang berkisar 1,25 - 2,50 meter (Kategori Sedang) sepanjang periode ini.
Perairan Padang-Pesisir Selatan
Bagi nelayan di pesisir Kota Padang, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan, kondisi cuaca laut menunjukkan tren membaik:
22 Januari 2026
Waspada gelombang kategori Sedang (1,25 - 2,5 meter) pada pagi hingga sore hari.
23-24 Januari 2026
Tinggi gelombang diprediksi turun menjadi Rendah (0,5 - 1,25 meter), sehingga lebih aman untuk aktivitas nelayan perahu kecil.
Meskipun Pelabuhan Teluk Bayur dalam kondisi Tenang, masyarakat yang beraktivitas di perairan lepas Pantai Barat Sumatera dan Kepulauan Mentawai dimohon untuk tetap waspada.
Para nakhoda kapal, terutama yang melintasi Perairan Barat Siberut dan Pagai pada tanggal 22 Januari, diimbau untuk memperhatikan risiko tinggi gelombang yang mencapai 4 meter. Selalu pantau informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG sebelum berlayar.(*)