Lampung Kembangkan Pariwisata

Selasa, 13 Januari 2026 | 21:23:34 WIB
Dok TNWKBadak sumatra Delilah melahirkan satu individu badak jantan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, Sabtu (25/11/2023).

Jakarta,sorotkabar.com -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu selama Januari hingga Desember 2025 mencapai 1,5 juta orang, mengalami peningkatan dibandingkan dengan selama 2024 yang tercatat 1.486.743 orang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan I Nyoman Setiawan di Kalianda, Selasa, mengatakan peningkatan jumlah tersebut menunjukkan sektor pariwisata di wilayah setempat tetap memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan, khususnya wisatawan domestik.

“Jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terhitung sejak Januari sampai Desember 2025 mencapai 1.583.612 orang,” katanya.

Ia menyebut kunjungan wisatawan mancanegara juga mengalami peningkatan. Pada 2024 wisatawan mancanegara ke Lampung Selatan 113 orang, sedangkan pada 2025 terdapat 219 orang.

Ia menyebut Kabupaten Lampung Selatan memiliki berbagai jenis tempat wisata, seperti objek wisata Top Ten, terpadu atau buatan, sejarah, alam dan objek wisata bahari yang memiliki daya tarik tersendiri.

Untuk terus meningkatkan jumlah pengunjung, pihaknya menyusun strategi bagi pengembangan usaha pariwisata.

Selain itu, ujar dia, akan mengadakan kegiatan rutin tahunan untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara agar berkunjung ke Lampung Selatan.

Saat ini, pihaknya fokus meningkatkan kualitas pengelolaan objek wisata dengan memberikan pelatihan serta pengembangan kapasitas bagi para pelaku wisata di wilayah tersebut.

Lampung Kembangkan Pariwisata

Lampung kini bertransformasi menjadi destinasi kelas dunia yang mampu memuaskan dahaga para petualang maupun pencari ketenangan. Destinasi pertama yang wajib disebut adalah Taman Nasional Way Kambas. Keunikannya terletak pada statusnya sebagai pusat konservasi gajah Sumatera tertua di Indonesia.

Di sini, pengunjung tidak hanya melihat satwa, tetapi merasakan interaksi magis dengan mamalia besar ini di habitat aslinya yang berupa padang rumput sabana luas, memberikan nuansa layaknya berada di Afrika dalam balutan tropis nusantara.

Beralih ke arah selatan, kita akan menemukan Pulau Pahawang, primadona wisata bahari yang kerap dijuluki sebagai "Maladewa-nya Lampung". Keunggulan utamanya adalah kejernihan air lautnya yang seperti kristal serta keberadaan underwater taman nemo. Snorkeling di Pahawang menawarkan perjumpaan dekat dengan terumbu karang yang terjaga dan ikan-ikan hias warna-warni yang sangat jinak di perairan dangkal yang tenang.

Tak jauh dari sana, terdapat Pulau Kelagian yang menawarkan keunikan berupa hamparan pasir putih yang sangat halus seperti tepung. Pulau ini sering menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan suasana privat (private island) untuk sekadar bersantai di bawah pohon kelapa atau berburu foto estetis dengan latar belakang gradasi warna laut biru toska yang memukau.

Bagi mereka yang mencari adrenalin, Teluk Kiluan adalah jawaban yang paling tepat. Destinasi ini memiliki daya tarik tunggal yang sulit dicari tandingannya: atraksi lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba paruh panjang di laut lepas. Mengejar matahari terbit sambil dikelilingi ratusan lumba-lumba yang melompat bebas di samping perahu cadik tradisional adalah pengalaman emosional yang tak terlupakan.

Jika Anda lebih menyukai suasana pegunungan, Lembah Hijau hadir sebagai destinasi wisata keluarga yang memadukan kebun binatang mini dengan waterboom. Keunikannya adalah tata letaknya yang berada di perbukitan, sehingga pengunjung tetap bisa menikmati udara sejuk Kota Bandar Lampung sambil melihat koleksi satwa dari berbagai belahan dunia tanpa perlu melakukan perjalanan jauh ke pedalaman.

Untuk para peselancar dunia, Pantai Tanjung Setia di Pesisir Barat adalah kiblat utama. Pantai ini memiliki keunikan berupa gelombang laut yang dikenal dengan sebutan "The Peak", yang tingginya bisa mencapai 6 hingga 7 meter dengan panjang sapuan ombak mencapai 200 meter. Kualitas ombak di sini setara dengan Hawaii, menjadikannya tuan rumah rutin kompetisi selancar internasional.

Jangan lewatkan Pantai Gigi Hiu di Tanggamus, sebuah destinasi yang menawarkan keajaiban geologis. Berbeda dengan pantai pada umumnya yang berpasir, di sini pengunjung akan disuguhi formasi bebatuan karang tajam yang menjulang tinggi secara acak di tepi pantai. Gugusan karang ini menyerupai deretan gigi hiu yang memberikan pemandangan dramatis, terutama saat ombak besar pecah menghantam karang.

Bagi pencinta sejarah dan budaya, Menara Siger berdiri megah di atas Bukit Gamping sebagai ikon Provinsi Lampung. Keunikannya terletak pada arsitekturnya yang mengadopsi bentuk mahkota pengantin wanita tradisional Lampung.

Menara ini bukan sekadar bangunan, melainkan titik nol Sumatera yang menyuguhkan pemandangan spektakuler Pelabuhan Bakauheni dan Selat Sunda dari ketinggian.

Terakhir, pesona Danau Ranau yang berbagi wilayah dengan Sumatera Selatan menawarkan ketenangan yang absolut. Keunikan danau vulkanik terbesar kedua di Sumatera ini adalah latar belakang Gunung Seminung yang menjulang tinggi serta keberadaan pemandian air panas alami di pinggir danau.

Perpaduan udara pegunungan yang dingin dengan hangatnya air belerang menciptakan relaksasi alami yang sempurna bagi para pelancong.(*)

Halaman :

Terkini