Terkait tragedi PT IMIP, Legislator minta pemerintah Benahi tata Kelola Lingkungan

Terkait tragedi PT IMIP, Legislator minta pemerintah Benahi tata Kelola Lingkungan
Foto udara kawasan industri berbasis nikel Indonesia Morowali Industrial Park atau PT IMIP di Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah, Minggu (31/12/2023). (ANTARA/Mohamad Hamzah)

Jakarta ,sorotkabar.com- Anggota Komisi IV DPR RI, Robert J. Kardinal meminta pemerintah segera melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan tambang agar kejadian seperti di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah tidak terulang.

Menurut dia, tragedi banjir dan longsor yang menelan korban jiwa di kawasan PT IMIP menjadi alarm nasional atas lemahnya tata kelola lingkungan di kawasan industri tambang

"Peristiwa di IMIP tidak dapat dipandang semata sebagai bencana alam, perlu ditelusuri keterkaitan antara kondisi daerah aliran sungai (DAS), aktivitas pertambangan, serta efektivitas pengawasan izin lingkungan di kawasan tersebut," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan informasi dari BNPB, peristiwa tanah longsor terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Rabu (18/2).

Robert menambahkan, peristiwa serupa juga terjadi pada 22 Maret 2025 yang mana tiga pekerja tertimbun longsor di kawasan PT IMIP, dua orang di antaranya ditemukan tewas di lokasi kejadian.

Dia menegaskan, fokus utama pemerintah dan pelaku usaha saat ini harus diarahkan pada solusi pencegahan. Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menekan risiko banjir dan longsor, khususnya di wilayah dengan intensitas aktivitas tambang yang tinggi.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index