BPBD Riau Segera Ajukan Bantuan TMC dan Helikopter Water Bombing

BPBD Riau Segera Ajukan Bantuan TMC dan Helikopter Water Bombing
helikopter water bombing

Pekanbaru,sorotkabar.com - Menyikapi kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang saat ini terus meluas di Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau akan segera mengajukan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan helikopter water bombing ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, kegiatan TMC diharapkan dapat kembali meningkatkan curah hujan di Riau. Karena berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini curah hujan di Riau mulai berkurang.

“Pada bulan Februari ini curah hujan mulai berkurang terutama di daerah pesisir. Karena itu kami akan mengajukan bantuan TMC,” katanya, Minggu.

Selain mengajukan TMC, pihaknya juga akan mengajukan bantuan helikopter water bombing. Helikopter ini sangat dibutuhkan untuk memadamkan Karhutla yang sulit dijangkau oleh tim darat. 

“Bantuan helikopter water bombing dan helikopter patroli juga akan segera kami usulkan,” paparnya.

Namun demikian, sebelum mengajukan bantuan tersebut, pihaknya terlebih dahulu harus menetapkan status siaga darurat Karhutla. Saat ini pihaknya masih menunggu penetapan dari tingkat kabupaten/kota terlebih dahulu.

“Sebelum mengajukan bantuan, kita harus menetapkan status siaga darurat Karhutla terlebih dahulu. Jika sudah ada kabupaten/kota yang menetapkan, maka selanjutnya akan ditetapkan status tingkat provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini menerima laporan masih ada lima daerah yang terjadi Karhutla. Lima daerah tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan dan Kota Dumai.

Untuk Karhutla di lima daerah tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pemadam dan pendinginan. Dalam melakukan pemadaman tersebut, tim dilapangan juga mendapatkan bantuan dari pihak swasta.

“Untuk Karhutla saat ini masih terjadi di Bengkalis, Meranti, Siak, Pelalawan dan Dumai,” katanya. (*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index