Pekanbaru,sorotkabar.com - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, SE MM secara resmi meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru di atrium Mall SKA, Kamis (4/6/2026). Tidak sekadar perayaan seremonial, momen bersejarah tahun ini dibarengi dengan peluncuran puluhan program strategis yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat bawah.
Pemerintah daerah menetapkan kebijakan berani berupa penghapusan denda pajak daerah yang berlaku hingga 31 Agustus 2026. Langkah pemutihan ini diambil untuk meringankan beban finansial warga sekaligus merangsang kepatuhan administrasi publik dalam memeriahkan hari jadi kota.
Selain keringanan pajak, pemerintah kota juga membidik kelompok rentan dengan menyediakan kuota penggantian instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah keluarga miskin. Bantuan ini turut disusul dengan pembukaan layanan sunat massal tanpa biaya yang menargetkan 2.000 anak usia sekolah di berbagai kecamatan.
Puncak kemeriahan pesta rakyat ini nantinya akan diwarnai dengan festival kuliner raksasa yang melibatkan langsung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Sebanyak satu kilometer kue talam durian khas Bumi Lancang Kuning akan disajikan dan dibagikan secara cuma-cuma kepada warga yang memadati lokasi perayaan.
"Kita juga membuat festival kue khas Pekanbaru. Yaitu kue talam durian sepanjang 1 kilometer. Kue ini tidak menggunakan biaya APBD, tapi ini support UMKM dan dibagikan gratis ke warga Pekanbaru," urai Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Makna Filosofis Logo Ke-242
Perayaan tahun ini mengusung tema besar "Berkolaborasi Menjadi Aksi" dengan penjabaran visual yang sarat makna. Pemilihan tajuk Pekanbaru Kolaborasi secara khusus diterjemahkan melalui logo HUT yang didominasi perpaduan warna biru dan hijau, melambangkan kebersamaan seluruh elemen kota.
Secara artistik, desain angka dua dan empat dirancang menyatu membentuk siluet manusia yang sedang berlari. Ornamen ini merepresentasikan dinamika warga kota yang terus bergerak lincah dan produktif dalam membangun daerahnya.
"Lambang manusia yang berlari dan beraktivitas, dan logo angka empatnya menggunakan tanjak yang menunjukkan Pekanbaru berbudaya, dan bagian dari visi Pemko," paparnya merincikan filosofi desain tersebut.
Secara keseluruhan, pemerintah kota telah mengagendakan 48 kegiatan berbeda untuk menyambut hari jadi ini. Rangkaian panjang acara tersebut didesain secara komprehensif agar euforia perayaan dapat dirasakan langsung hingga ke tingkat rukun tetangga, menjamin seluruh lapisan masyarakat terlibat dalam momentum kebanggaan daerah ini.(*)