Proliga 2026: Hajar Garuda, Samator Raih Kemenangan Pertama

Selasa, 21 April 2026 | 19:20:16 WIB
Pemain Surabaya Samator (kanan) menahan smes pemain Jakarta Garuda Jaya pada leg pertama perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Selasa 21 April 2026. (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Yogyakarta,sorotkabar.com – Tim voli putra Surabaya Samator tampil dominan pada leg pertama perebutan posisi ketiga Proliga 2026. Bertanding di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Selasa (21/4/2026), tim besutan Rodolfo Sanchez menaklukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor meyakinkan 3-0 (25-17, 25-20, dan 25-20).

Hasil ini menjadi bekal penting bagi Samator menjelang leg kedua. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya yang dihuni banyak pemain muda harus menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.

Sejak awal pertandingan, Surabaya Samator langsung tampil menekan dengan menurunkan komposisi terbaik seperti Lyvan Taboada, Jordan Michael, Ageng Wardoyo, Tedy Oka, Hendrik, dan Hadi Suharto.

Permainan agresif mereka membuat Garuda Jaya kesulitan mengembangkan ritme. Jakarta Garuda Jaya yang mengandalkan Dawuda Alaihimas Salam dan Fauzan Nibras sempat memberikan perlawanan pada awal set pertama. Namun, memasuki poin-poin krusial, pengalaman Samator menjadi pembeda. Serangan cepat dan soliditas permainan membuat mereka menutup set pertama 25-17.

Pada set kedua, Garuda Jaya mencoba bangkit lewat peningkatan intensitas serangan sesuai instruksi pelatih Nur Widayanto. Pertandingan sempat berlangsung ketat hingga pertengahan set, tetapi Samator tetap mampu menjaga ketenangan.

Blok yang rapat serta variasi serangan dari Jordan Michael membuat Samator kembali unggul dan mengamankan set kedua dengan skor 25-20.

Pertarungan semakin sengit di set ketiga. Kedua tim saling berbalas poin hingga kedudukan imbang 13-13. Namun, Samator kembali menunjukkan konsistensi dan menjauh di pertengahan set dengan keunggulan 19-15.

Garuda Jaya sempat memberikan tekanan lewat Dawuda dan Fauzan Nibras yang memperkecil ketertinggalan menjadi 20-22. Meski begitu, Samator tetap menjaga momentum dan mencapai match point sebelum menutup laga dengan kemenangan 25-20.

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Jakarta Garuda Jaya yang masih mengandalkan pemain muda. Inkonsistensi pada momen krusial menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi.

“Beberapa pemain inti kami sakit, sehingga tidak maksimal. Blok lemah, servisnya juga,” kata Nur.(*)

Halaman :

Terkini