Pekanbaru,sorotkabar.com - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengingatkan seluruh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli), khususnya kepada pedagang kaki lima (PKL).
Agung menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme Satpol PP sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban sekaligus wajah Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau. Ia meminta seluruh personel menunjukkan sikap rapi, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas.
“Tidak boleh lagi ada petugas Satpol PP yang meminta atau memungut uang dari PKL, termasuk dengan dalih penitipan gerobak atau lapak. Kawasan Mal Pelayanan Publik Pekanbaru bukan tempat penyimpanan gerobak karena dapat merusak estetika lingkungan,” tegasnya, Kamis (17/4/2026).
Selain itu, Agung juga meminta Satpol PP meningkatkan patroli rutin untuk menjaga ketertiban umum. Ia menegaskan, peningkatan kesejahteraan yang telah diberikan pemerintah, termasuk kenaikan gaji, harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik dan disiplin tinggi.
Menurutnya, Satpol PP memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program organisasi perangkat daerah lain, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial. Tanpa dukungan Satpol PP, berbagai program pemerintah dinilai sulit berjalan optimal.
“Satpol PP adalah pasukan utama dalam menertibkan dan menyukseskan program pembangunan di Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Untuk meningkatkan efektivitas kerja, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berencana memusatkan operasional Satpol PP di kantor baru di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di eks Kantor Unit Pelaksana Teknis Metrologi. Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh personel.
Lebih jauh Agung mengingatkan petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif tanpa tindakan kasar. Namun terhadap aksi premanisme, ia menegaskan akan bersikap tegas.(*)