Palu, sorotkabar.com- Sebanyak 1.247 peserta dari 11 provinsi dan sembilan Komando Utama (Kotama) mengikuti Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira sebagai ajang pembinaan serta upaya melestarikan warisan budaya bangsa.
“Kehadiran para atlet merupakan suatu kebanggaan bagi Kodam XXIII/Palaka Wira khususnya, dan Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya,” kata Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita saat membuka Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira di Palu, Senin.
Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan pencak silat sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, serta mencari bibit-bibit unggul atlet pencak silat.
Selain itu, kata dia, turnamen ini menjadi ajang untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur pencak silat kepada generasi muda, baik di Provinsi Sulteng maupun di provinsi lainnya di Indonesia.
Menurut dia, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan leluhur yang mengandung nilai moral, disiplin, dan jiwa ksatria yang harus dijaga dan dilestarikan.
"Turnamen ini tidak hanya bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul atlet pencak silat, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara TNI dan masyarakat guna memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.
Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira diikuti sebanyak 1.247 peserta yang berasal dari 11 provinsi, sembilan Komando Utama (Kotama), 48 perguruan silat, serta satuan jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira.
Kasdam berpesan kepada seluruh atlet agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas karena kehormatan, kata dia, lebih utama dari kemenangan.
Ia menyampaikan agar mengutamakan faktor keamanan dalam setiap pertandingan, menjadikan turnamen sebagai ajang pembuktian hasil latihan yang telah dijalani, serta menghormati keputusan wasit dan juri dengan sikap ksatria.
Lebih lanjut, ia mengharapkan melalui kegiatan ini, dapat menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan dalam bingkai NKRI serta membentuk generasi muda yang tangguh secara fisik, kuat secara mental, dan berakhlak mulia.(*)