PBSI Kembalikan Hak Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 | 21:57:03 WIB
Tim bulu tangkis Indonesia yang akan bertanding pada Kejuaraan Dunia Junior (BWF World Junior Championships/WJC) 2025. (Beritasatu.com/Humas PP PBSI)

Jakarta,sorotkabar.com — Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengembalikan hak penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 yang semula direncanakan mengambil tempat di Solo, Jawa Tengah.

Keputusan ini diambil setelah PBSI melakukan serangkaian diskusi internal dan pertimbangan matang. Dengan berat hati, PBSI menyatakan tidak dapat melanjutkan persiapan sebagai tuan rumah akibat kondisi yang tidak dapat dihindari.

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah sulit. Meski begitu, PBSI mengaku harus menentukan sikap demi kepentingan semua pihak termasuk calon peserta.

“Keputusan untuk mengembalikan hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 diambil setelah melalui pertimbangan yang sangat matang dan diskusi internal yang komprehensif. (Keputusan) diambil dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi seluruh pihak, serta keberlangsungan penyelenggaraan kejuaraan secara optimal,” ujar Rudy, dalam keterangan yang diterima pada Sabtu (24/1/2026).

PBSI menegaskan bahwa Kejuaraan Dunia Junior BWF memiliki peran penting sebagai ajang pembinaan dan pengembangan atlet muda dari berbagai negara. PBSI juga mengakui peran strategis Badminton World Federation (BWF) dalam mendorong kemajuan bulu tangkis di tingkat global.

Meski mengembalikan hak tuan rumah, PBSI memastikan bahwa hubungan dan kerja sama dengan BWF tetap menjadi prioritas utama. PBSI mengaku tetap berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh program dan kejuaraan internasional yang diselenggarakan oleh BWF.

“Hubungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini menjadi fondasi penting bagi kami, untuk terus berkontribusi dalam pengembangan bulu tangkis dunia di masa mendatang,” ucap Rudy.

PBSI turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat keputusan tersebut. PBSI juga berharap kolaborasi dengan BWF dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.(*) 
 

Terkini