Aji Santoso Usai PSPS Pekanbaru Kalah: Kami Krisis Pemain Belakang

Minggu, 28 Desember 2025 | 19:38:35 WIB
Aji Santoso Usai PSPS Pekanbaru Kalah: Kami Krisis Pemain Belakang

Pekanbaru,sorotkabar.com – Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengakui timnya tengah mengalami krisis pemain, terutama di lini pertahanan, setelah menelan kekalahan 2-3 dari Persikad pada lanjutan Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (27/12/2025) malam. Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu penyebab rapuhnya permainan PSPS, khususnya pada babak pertama.

Dalam laga tersebut, PSPS kebobolan tiga gol pada paruh pertama akibat lemahnya organisasi bertahan. Meski mampu bangkit di babak kedua dan mencetak dua gol, PSPS gagal mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.

Usai laga, Aji Santoso menjelaskan bahwa keterbatasan stok pemain memaksanya melakukan sejumlah penyesuaian posisi, termasuk menggeser pemain dari posisi aslinya.

“Memang pemain belakang kami tampil di bawah volumenya, terutama di babak pertama. Tiga kali serangan lawan langsung menjadi gol. Di babak kedua ada perubahan setelah saya geser Alvin Tuasalamony menjadi stopper agar lebih rapat,” ujar Aji Santoso.

Menurut Aji, perubahan tersebut cukup berdampak karena PSPS tampil lebih solid dan mampu menekan lawan di babak kedua. Namun, defisit gol dari babak pertama terlalu besar untuk dikejar.

“Kita bisa cetak dua gol, tapi itu masih belum cukup. Ini jelas jadi evaluasi besar bagi kami,” katanya.

Aji juga menegaskan bahwa krisis pemain, terutama di sektor bek tengah, menjadi persoalan utama PSPS menjelang laga-laga berikutnya. Ia menyebut hanya memiliki dua stopper murni yang tersedia.

“Sekarang stopper itu cuma ada Fahri dan Rio. Yang lain tidak ada. Zidane tidak bisa main, pemain asing juga belum bisa diturunkan. Jadi memang sampai menjelang transfer window, kami masih krisis pemain, terutama di lini belakang,” ujar Aji.

PSPS dijadwalkan menghadapi Sriwijaya FC pada 4 Januari 2026, sementara bursa transfer Liga 2 baru akan dibuka pada 10 Januari. Kondisi ini membuat PSPS berpotensi kembali tampil dengan komposisi darurat di sektor pertahanan.

Meski demikian, Aji meminta semua pihak bersabar menunggu kehadiran pemain anyar yang sudah direkrut PSPS. Klub telah mendatangkan empat pemain lokal, yakni Rendy Juliansyah, Doni, Reza, dan Misbakun Solikin, serta dua pemain asing, penyerang asal Brasil Antônio Gamaroni dan gelandang serang asal Ghana Francis Yaghr Dantage.

Pemain-pemain baru tersebut baru bisa diturunkan secara penuh pada pekan ke-16 Liga 2, saat PSPS menjamu Persekat Tegal pada 16 Januari 2026.

“Saya sudah minta bersabar. Saya berharap pemain-pemain baru ini bisa memberi dampak positif. Dari latihan, kualitas mereka cukup menjanjikan, terutama dua pemain asing yang kami miliki,” kata Aji.

Disisi lain, Winger PSPS Asir Asiz menegaskan PSPS harus segera melupakan kekalahan dari Persikad dan fokus menatap dua laga ke depan sebelum bursa transfer dibuka.

“Kita harus lupakan pertandingan ini dan bangkit di laga berikutnya. Saya yakin setelah transfer window, kekuatan tim akan jauh lebih baik,” ujarnya.(*)

Halaman :

Terkini